Pengertian, Contoh, Sifat-Sifat, dan Rumus Bangun Datar Segi Empat

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai bangun datar. Dari pengertian, macam-macamnya, sifat, dan rumus bangun datar.

Pengertian Bangun Datar

Bangun datar merupakan sebuah bangun geometri dua dimensi yang hanya memiliki panjang dan tinggi (tidak mempunyai tinggi dan tebal) serta dibatasi oleh garis lurus atau garis lengkung. Yang termasuk dalam kelompok bangun datar antara lain segi empat, layang-layang, jajar genjang, segitiga, trapesium, belah ketupat, lingkaran dan lain-lain.

Gabungun dari beberapa bangun datar dapat membentuk bangun ruang. Misalnya kubus yang merupakan gabungan dari 6 persegi yang memiliki luas yang sama.


Macam-Macam Bangun Datar

Persegi

Photo by Gabriele Diwald on Unsplash

Persegi adalah bangun datar segi empat yang semua sisinya sama panjang, dan keempat sudutnya sama besar yaitu 90⁰. Bangun ini juga dikenal dengan nama lainnya bujur sangkar.

Contoh benda yang permukaannya  mempunyai bentuk persegi adalah papan catur, tekel keramik, dadu, rubik dan lain-lain.

Sifat-Sifat Persegi

  1. Keempat sisinya memiliki panjang yang sama (AB = BC = CD = AD)
  2. Sisi-sisinya yang berhadapan sejajar (AB // CD dan BC // AD)
  3. Keempat sudutnya sama besar yaitu membentuk sudut siku-siku 90⁰ (∠A = ∠B = ∠C = ∠D = 90⁰)
  4. Kedua diagonalnya memiiliki panjang yang sama (BD = AC)
  5. Diagonal-diagonalnya saling berpotongan tegak lurus dan sama panjang membentuk sudut siku-siku 90(AO = OC = BO = OD)
  6. Mempunyai 4 buah sumbu simetri
  7. Mempunyai 4 simetri lipat
  8. Mempunyai simetri putar tingkat 4 dengan sudut putar 90°, 180°, 270°, dan 360°
  9. Bisa menempati bingkainya dengan 8 cara

Rumus Pada Persegi

Luas

Luas pada persegi merupakan hasil kuadrat dari sisinya.
L = s x s = s2

Keliling

Keliling pada sebuah  bangun datar merupakan penjumlahan dari semua sisi-sisinya.
K = AB + BC + CD + DA dengan AB = BC = CD = DA = s sehingga,
K = 4 x s


Persegi Panjang

Photo by Markus Spiske on Unsplash

Pengertian dan Contoh Persegi Panjang

Persegi panjang merupakan bangun datar segi empat yang sisi-sisi berhadapannya sama panjang dan sejajar, serta keempat sudutnya sama besar yaitu 90⁰.

Contoh benda yang permukaannya  mempunyai bentuk persegi adalah buku, kertas HVS, papan tulis, meja, pintu, jendela, lapangan sepak bola, hp, TV, kulkas, dan lain-lain.

Sifat-Sifat Persegi Panjang

  1. Sisi-sisinya yang berhadapan panjangnya sama (AB = DC dan AD = BC)
  2. Sisi-sisinya yang berhadapan sejajar (AB // DC dan AD // BC)
  3. Keempat sudutnya sama besar, yaitu membentuk sudut siku-siku (∠A = ∠B = ∠C = ∠D = 90⁰)
  4. Kedua diagonalnya sama panjang (AC = BD)
  5. Kedua diagonalnya saling berpotongan dan membagi dua sama panjang (AO = OC = BO = OD)
  6. Mempunyai 2 buah sumbu simetri yaitu sumbu vertikal dan sumbu horizontal
  7. Mempunyai 2 simetri lipat
  8. Mempunya simetri putar tingkat 2 dengan sudut putar 180° dan 360°
  9. Dapat menempati bingkainya dengan 4 cara yang berbeda

Rumus Pada Persegi Panjang

Luas

Luas persegi panjang merupakan hasil perkalian dari panjang dan lebarnya
L = p x l

Keliling

Keliling persegi panjang merupakan penjumlahan dari keempat sisi-sisinya.
K = AB + BC + CD + DA
dengan AB = CD = p dan BC = DA = ℓ sehingga,
K = 2 (p + l)

 


Jajar Genjang

Photo by Scott Webbon Unsplash

Pengertian dan Contoh Jajar Genjang

Jajar genjang merupakan bangun datar segi empat yang sisi-sisi berhadapannya sama panjang dan sejajar. Selain itu, jajar genjang juga mempunyai dua pasang sudut berhadapan sama besar yang bukan merupakan sudut siku-siku. Contoh benda yang memiliki bisa bentuk permukaan jajar genjang misalnya penghapus, potongan tempe, kue cips, ubin lantai, flash disk, gedung, tas, kaca jendela mobil, dan lain-lain.

Sifat-Sifat Jajar Genjang

  1.  Sisi-sisinya yang berhadapan sejajar dan sama panjang (AB=DC, AD=BC dan AB//DC, AD//BC).
  2. Sudut-sudutnya yang berhadapan sama besarnya (∠A = ∠C dan ∠B = ∠D).
  3. Hasil penjumlahan dari dua sudutnya yang berdekatan adalah 180 (∠A+∠B = ∠B+∠C = ∠C+∠D = ∠D+∠A = 180°).
  4. Hasil penjumlahan semua sudutnya adalah 360°.
  5. Mempunyai 2 diagonal yang tidak sama panjang, berpotongan di titik O dan saling membagi dua sama panjang (AC > BD, dengan AO = OC dan OB = OD).
  6. Mempunyai 2 simetri lipat.
  7. Tidak memiliki simetri putar dan sumbu simetri.
  8. Dapat menempati bingkainya dengan dua cara yang berbeda.

Rumus Pada Jajar Genjang

Luas

Karena jajargenjang terdiri atas 2 buah segitiga yang kongruen (segitiga ABD dan BCD), berarti
Luas jajar genjang ABCD = 2 x luas Δ ABD = 2 x (½ . a.t Δ ABD) = AB x DD’.
dengan AB merupakan panjang jajar genjang (p) dan DD’ adalah tinggi jajar genjang. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pada jajar genjang:
L =  p x t

Keliling

Keliling jajar genjang merupakan penjumlahan dari keempat sisi-sisinya.
K = AB + BC + CD + DA
dengan AB = CD = p dan BC = DA = ℓ sehingga,
K = 2 (p + ℓ)


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *