Pengertian Teks Prosedur

Pengertian Teks Prosedur

Pengertian Teks Prosedur


Teks merupakan sebuah media berupa tulisan untuk mengungkapkan sebuah kejadian atau peristiwa berdasarkan konteks dan tujuan dari teks tersebut.

Teks prosedur adalah teks yang berisi tentang cara serta langkah-langkah dalam melakukan sesuatu. Misalnya resep makanan, instruksi penggunaan ataupun tutorial melakukan sesuatu.

Tujuan Teks Prosedur


Tujuannya yaitu untuk membantu pembaca memahami bagaimana cara melakukan atau membuat sesuatu dengan benar.

Kaidah Bahasa dalam Teks Prosedur


  • Menggunakan kalimat Imperatif (kalimat perintah) sebagai cara menyampaikan instruksinya.
  • Terdapat konjungsi temporal yaitu kata penghubung yang menyatakan waktu kegiatan.
    Digunakan untuk mengurutkan langkah-langkah dari proses di dalam teks tersebut.
    Misalnya lalu, kemudian, selanjutnya, berikutnya, sebelumnya dan lain-lain.
  • Menggunakan verba material dan tingkah laku.
    Verba material maksudnya yaitu kata kerja yang perbuatannya mengacu pada tindakan fisik partisipan, misalnya “Iris bawang tipis-tipis”, “Aduk adonan sampai kalis.”
    Sedangkan verba tingkah laku adalah perbuatan yang mengacu pada respon partisipan, berupa sikap yang diungkapkan berupa sebuah tindakan. Misalnya “Tunggu Kira-Kira 5 Menit,” “Tunggu Sampai Matang,” “Tetap Pertahankan.”
  • Menggunakan kata keterangan waktu, tempat, cara dan alat untuk menjelaskan rincian secara detail.
  • Menggunakan bilangan sebagai penanda urutannya.

Struktur Teks Prosedur


Untuk membuat sebuah teks prosedur yang baik, perlu menggunakan susunan struktur teks yang baik dan benar pula. Hal ini bertujuan supaya teks yang kita buat bisa lebih mudah dipahami oleh pembaca.

Teks prosedur biasanya tersusun dari tiga bagian yaitu tujuan, materi, dan langkah-langkah.

1. Tujuan

Tujuan pada teks prosedur menjelaskan tentang hasil akhir dari tahapan-tahapan yang berada dalam wacana tersebut. Terletak pada paragraf-paragraf awal teks atau bisa juga diletakkan pada judul.

2. Material

Bagian material berisi tentang peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan. Akan tetapi tidak setiap macam prosedur menggunakan struktur yang satu ini. Biasanya terdapat pada teks prosedur yang menunjukkan proses pembuatan sesuatu.

3. Langkah-Langkah

Langkah-langkah merupakan bagian pokok dari sebuah teks prosedur. Pada bagian ini dijelaskan bagaimana tahapan-tahapan atau proses yang harus dilakukan agar bisa tercapai hasil akhir, biasanya disusun secara berurutan dan ditandai dengan bilangan.

Jenis Teks Prosedur


Berdasarkan jenisnya teks prosedur bisa dibedakan menjadi tiga macam yaitu teks prosedur sederhana, teks prosedur kompleks dan teks prosedur protokol. Berikut di bawah ini penjelasannya.

Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana merupakan teks prosedur yang menjelaskan cara melakukan sesuatu yang mudah dipahami dan tidak banyak tahapannya. Biasanya hanya terdiri dari dua sampai tiga langkah saja.

Meskipun hanya membutuhkan sedikit tahapan, urutan proses yang dilakukan pada teks prosedur sederhana tetap harus urut dan tidak boleh diubah-ubah. Apabila langkah pertama belum dipenuhi maka kita tidak bisa lanjut ke langkah berikutnya, karena langkah awal merupakan syarat untuk langkah selanjutnya. Apabila urutan langkah demi langkah diubah maka tujuan yang diharapkan tak akan tercapai.

Teks Prosedur Kompleks

Sesuai seperti namanya, jenis teks prosedur ini lebih kompleks bila dibandingkan dengan teks prosedur sederhana. Tahapan-tahapan yang dikerjakan ada lebih banyak dan lebih rumit. Tak jarang juga ada yang disertai dengan sub-langkah di dalamnya.

Langkah-langkah yang harus dilakukan pada teks prosedur kompleks ini juga harus runut dan tak bisa dirubah.

Teks Prosedur Protokol

Perbedaan teks prosedur protokol dengan kedua jenis yang lainnya terletak pada langkah-langkahnya yang fleksibel karena masih bisa diubah urutannya. Umumnya antara langkah satu dengan yang lainnya tidak saling menentukan sehingga hasil akhir masih akan tetap sama meskipun tahapannya tak dilakukan secara berurutan.

Contoh Teks Prosedur Sederhana


Cara Mengganti Lampu di Rumah

Photo by Yousef Al Nasser on Unsplash

Mengganti lampu rumah amatlah mudah. Berikut langkah-langkah  sederhana yang bisa kamu lakukan sendiri  untuk mengganti bola lampu di rumah:

  1. Pastikan lampu dalam keadaan mati. Jika sedang menyala sebaiknya matikan dan tunggu selama lima sampai sepuluh menit agar bola lampu dingin. Hati-hati! Jangan melepas atau mengganti lampu yang sedang menyala karena panasnya bisa membakar tangan. Selain itu bola lampu bisa pesah dan melukai tangan.
  2. Untuk melepasnya putar lampu berlawanan arah jarum jam. Bila mengganti lampu pijar, pegang pada bagian bola lampu untuk melepasnya. Sedangkan untuk mengganti lampu TL ulir, pegang tabung lampu
  3. Lalu untuk memasang yang baru tempatkan lampu ke rumahnya, kemudian putar searah jarum jam hingga rapat.

Contoh Teks Prosedur Kompleks



Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan/JHT Melalui Sistem e-Klaim

E-Klaim merupakan layanan berbasis teknologi online dari BPJS Ketenagakerjaan untuk mempermudah proses pencairan saldo JHT. Hal ini sangat membantu bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang jarak rumahnya jauh dari kantor BPJS di daerahnya atau bagi peserta yang sibuk dan menghindari antrean panjang di kantor. Prosesnya mudah, hanya bermodalkan laptop dan koneksi internet, kamu sudah bisa mengajukan e-Klaim dari rumah.

  1. Buka website BPJS Ketenagakerjaan lalu lakukan pendaftaran online e-klaim melalui alamat https://es.bpjsKetenagakerjaan.go.id/login/..
  2. Lengkapi data diri berikut ini
    • Nomor E-KTP: isi sesuai dengan nomor identitas EKTP-mu, terdiri dari 16 digit angka.
    • Nama lengkap: isi dengan nama lengkap sesuai EKTP.
    • Tanggal lahir: isi dengan format DDMMYY. Contoh: 010191.
    • Nomor KPJ: isi dengan nomor KPJ Anda, terdiri dari 11 digit angka.
    • Alasan klaim: pilih dari menu drop down yang tersedia.
    • Nomor ponsel: isi dengan nomor ponsel yang masih aktif. Lewat nomor ini, kamu akan mendapatan kode verifikasi atau PIN.
    • Alamat e-mail: isi dengan alamat e-mail yang masih aktif. Lewat e-mail ini, kamu akan mendapatkan kode verifikasi atau PIN.
    • Setelah selesai, cek kembali kelengkapan isi formulir.
  3. Masukkan kode verifikasi atau PIN
    Setelah mengisi data diri dengan lengkap, kamu akan diminta untuk memilih kantor cabang BPJS tempat kamu akan mengurus pencairan BPJS-mu. Untuk memudahkan, pilih kantor cabang yang paling dekat dari tempat tinggal kamu.
    Isi kolom berikutnya sampai dengan selesai untuk mendapatkan kode verifikasi atau PIN yang akan dikirimkan melalui alamat e-mail atau SMS.
    Kemudian, masukkan kode verifikasi atau PIN yang kamu telah dapat. Selanjutnya, masukkan nama pemilik rekening, nomor rekening, dan bank-nya, serta mu.  
  4. Terakkhir, unggah dokumen-dokumen persyaratan e-klaim.
    Agar bisa dilampirkan dalam formulir online, maka format scan dari semua dokumen tadi bisa berupa .jpeg, .jpg, .png, .bmp, atau .pdf dengan minimal size 100KB dan maksimal 1,8MB. Unggah semua file jasil scan tersebut ke formulir e-Klaim. Jika sudah selesai, maka Anda tinggal menunggu kabar dari BPJS Ketenagakerjaan.
    Berikut daftar dokumen yang diperlukan untuk mencairkan BPJS:

    • Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan
    • Paklaring (Surat pengalaman bekerja/surat keterangan sudah berhenti bekerja)
    • kartu identitas berupa KTP atau SIM
    • KK (Kartu Keluarga)
    • Buku Tabungan untuk Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan
  5. Tunggu konfirmasi dari BPJS Ketenagakerjaan
    Jika semua data yang kamu masukkan sudah lengkap dan benar, maka kamu akan mendapatkan pemberitahuan lewat email bahwa data kamu telah berhasil direkam dan menunggu proses persetujuan.Tunggu sampai ada informasi selanjutnya, proses ini biasanya membutuhkan waktu selama 1 x 24 jam. Kalau sudah mendapat e-mail konfirmasi lanjutan, silahkan di cetak. Setelah itu, kamu bisa datang ke kantor cabang yang sudah kamu pilih dengan membawa dokumen asli beserta salinannya.
  6. Proses transfer saldo di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan
    Tunjukkan dokumen serta e-mail konfirmasi pada petugas kantor BPJS. Karena sudah daftar lewat jalur online, kamu tidak  perlu antri terlalu lama. Setelah di urus oleh petugas, kamu tinggal menunggu saldo BPJS Ketenagakerjaanmu masuk ke rekening. Biasanya proses transfer membutuhkan waktu hingga 10 hari kerja.

Leave a Comment